DPRD Kalteng

Tampung Aspirasi Warga, Infrastruktur hingga Bedah Rumah Jadi Perhatian

yd
Tampung Aspirasi Warga, Infrastruktur hingga Bedah Rumah Jadi Perhatian
Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Armada. (IST)

Hai Kalteng - Palangka Raya - Sejumlah kebutuhan masyarakat menjadi catatan Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Armada, saat melaksanakan reses perseorangan. Berbagai persoalan yang disampaikan warga tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan infrastruktur jalan. Selain itu, terdapat pula usulan mengenai sarana keagamaan, fasilitas pendidikan, kegiatan kepemudaan hingga bantuan bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.

(Baca Juga : Dorong Warga Tak Gentar Hadapi Tekanan Ekonomi Global)

Armada mengatakan, setiap masukan yang disampaikan masyarakat menjadi bagian penting dari pelaksanaan reses. Aspirasi tersebut, menurutnya, perlu dihimpun sebagai bahan untuk disampaikan kepada pemerintah daerah.

“Dalam reses ini banyak kebutuhan masyarakat yang kami dengar, mulai dari infrastruktur jalan, sarana keagamaan dan pendidikan, kepemudaan, sampai bedah rumah. Semua itu menjadi catatan yang akan kami bawa,” kata Armada.

Sebagai anggota DPRD, ia menegaskan akan menjalankan perannya sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. Aspirasi yang diterima akan diteruskan sesuai kewenangan, baik kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten.

“Kami di DPRD menampung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi tersebut kemudian kami sampaikan kepada pemerintah agar bisa menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan program pembangunan,” ujarnya.

Armada berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap usulan yang telah disampaikan masyarakat. Ia juga berharap aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai kemampuan dan kewenangan pemerintah.

“Harapan kami tentu apa yang disampaikan masyarakat mendapat respons dari pemerintah. Kalau memang menjadi kebutuhan prioritas, mudah-mudahan bisa diakomodir melalui program pemerintah,” pungkasnya.